Glider Content

Kamis, 05 April 2012


LPK KARTIKA SINAR PERSADA
Jl. Osamaliki No. 7 Telp. 326092 ( Samping Paket Kobra Salatiga)
Jl. Patimura No. 27 323694 Salatiga

Selasa, 14 Februari 2012

PROGRAM PELATIHAN di LPK KARTIKA GAMA


PROGRAM PELATIHAN
LKP KARTIKA GAMA

A.    PROGRAM PELATIHAN OPERATOR JAHIT GARMENT

Program pelatihan adalah suatu paket yang berisi keterampilan teknis atau manajerial yang dilengkapi jumlah peserta, metode kurikulum dan silabus yang dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu. Pelatihan teknis untuk penempatan tenaga kerja adalah Pelatihan yang ditujukan untuk pengisian jabatan tertentu sesuai kebutuhan pasar kerja, baik instansi pemerintah ataupun swasta (pabrik/perusahaan). Program pelatihan Operator Jahit Garment yang dilaksanakan LKP KARTIKA GAMA merupakan pelatihan teknis yang setelah selesainya program pelatihan siswa diharapkan dapat diterima diperusahaan garment karena standar pelatihan sesuai dengan standar kerja di perusahaan garment.
Fasilitas dan sarana pelatihan sebagai pendukung dalam penyelenggaraan pelatihan yang berupa gedung/kantor, ruang teori, ruang praktek, dan peralatan sangat penting dalam mencetak tenaga kerja yang terampil sesuai dengan kebutuhan perusahaan garment sehingga fasilitas dan sarana pelatihan merupakan ujung tombak dari keberhasilan LKP KARTIKA GAMA mencetak tenaga terampil dibidang operator jahit garment.
Tenaga pelatih/instruktur yang dimiliki LKP KARTIKA GAMA sudah bersertifikasi instruktur sehingga memiliki kemampuan untuk mengajar kepada peserta, baik teori maupun praktek sesuai dengan latar belakang pendidikan, keahlian dan pengalaman yang akan diajarkan.  Selain instruktur garment LKP KARTIKA GAMA, juga memberikan program pelatihan pada siswa seperti motivasi kerja, etos kerja dan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) sehingga lulusan LKP KARTIKA GAMA mampu bersikap dan bertingkah laku sesuai konteks bidang pekerjaan, yang diperlukan dalam kerja. Pembekalan ini menjadikan siswa akan memiliki spesifikasi sikap, pengetahuan dan keterampilan dan aplikasi sikap, pengetahuan dan keterampilan tersebut terhadap standar unjuk kerja yang dipersyaratkan di tempat kerja.
Mitra kerjasama LKP KARTIKA GAMA dengan Perusahaan Garment adalah kunci kemantapan pengelolaan lembaga dan siswa pasca pelatihan yang dijalani. LKP KARTIKA GAMA bermitra lebih dari 25 perusahaan garment diwilayah Kabupaten Semarang, Salatiga, Semarang Kota, Yogyakarta dan Solo. (mitra kerjasama “terlampir”). Dukungan juga dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja Kab. Purbalingga dan Dinas Pendidikan Kab. Purbalingga.


B.     PROGRAM PELATIHAN OTOMOTIF SEPEDA MOTOR

Kebijakan Pelatihan adalah pernyataan secara tertulis atau secara lisan, tentang keputusan yang berhubungan dengan prioritas pelatihan serta pendekatan, cara dan sistem penyelenggaraan pelatihan. Program pelatihan montir roda dua yang diselenggarakan oleh LKP KARTIKA GAMA sesusai dengan ijin Disnaker dan Diknas sebagai satu-satunya lembaga pelatihan kerja berbasis kompetensi kerja dengan pelatihan yang didukung oleh praktek dan teori dengan perbandingan praktek 80% dan teori 20% menjadikan pelatihan montir/bengkel ini menjadi pilihan masyarakat yang berkeinginan meningkatkan skills baik untuk bekerja di bengkel ataupun untuk mandiri setelah selesainya pelatihan yang dilakukan.
LKP KARTIKA GAMA yang berada di wilayah Kabupaten Purbalingga  utama -nya pelatihan otomotif menjadi salah satu program unggulan sebagai pencetak tenaga terampil dibidang otomotif/bengkel sehingga mampu mencetak tenaga kerja yang mandiri dan mampu berwirausaha dibidang kerja perbengkelan. Hampir 50% lulusan pelatihan dapat mandiri kerja.

C.    PROGRAM PELATIHAN MENJAHIT MODISTE/TATA BUSANA

Proses analisis terhadap informasi pasar kerja dilakukan apabila sudah ditentukan informasi pekerjaan yang selanjutnya dimasukkan ke dalam program pelatihan. Program pelatihan menjahit modiste/tailor yang diselenggarakan oleh LKP KARTIKA GAMA dituntut siswa mempunyai kompetensi yang tinggi karena output dari pelatihan yang dijalankan ini diharapkan dapat mandiri (berwirausaha). Dukungan pelaksanaan program ini diantaranya :
1.            LKP KARTIKA GAMA sebagai penyelenggara pelatihan kerja diharapkan menyediakan tempat, modul dan sarana prasarana pelatihan yang memadai, peralatan praktek dan instruktur yang mampu mengajarkan pelatihan pada siswa sehingga outputnya mampu mandiri (berwirausaha).
2.            Dinas Tenaga Kerja dapat mengurangi pengangguran yang tinggi untuk dapat memberikan pelayanan pada masyarakat melalui kerja mandiri dengan membuka usaha penjahitan sehingga muncul wirausaha-wirausaha baru yang tumbuh di masyarakat.

D.    PROGRAM PELATIHAN MENGEMUDI

Sesuai dengan penunjukkan dari Polres Purbalingga LKP KARTIKA GAMA sebagai penyelenggara pelatihan mengemudi di wilayah Kabupaten Purbalingga. Dukungan pelatihan stir ini juga dari Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja sehingga kemampuan LKP KARTIKA GAMA dalam melatih mengemudi dapat diandalkan karena pelatihan yang dilakukan standar mengemudi secara benar. Pelatihan dilakukan dengan cara praktek 80% dan teori 20% sehingga dihasilkan siswa yang benar-benar dapat mengemudi dan layak mendapatkan SIM.
Kemampuan LKP KARTIKA GAMA dalam menyikapi permintaan dari masyarakat untuk dilatih stir mobil LKP KARTIKA GAMA menerapkan standar :
1.            Instruktur yang mempunyai kompetensi dibidang mengemudi.
2.            Pelatihan didukung dengan menggunakan mobil standar terbaru.
3.            Program pelatihan sesuai standar Ditlantas.
4.            Diberikan sertifikat sebagai dasar untuk mendapatkan SIM.
5.            Biaya yang terjangkau bagi masyarakat.


E.     PROGRAM PELATIHAN KOMPUTER

              Perkembangan teknologi dan kemajuan dunia komunikasi yang semakin tahun semakin berkembang, menjadikan lembaga kursus pelatihan KARTIKA GAMA memberanikan diri untuk mengadakan program pelatihan komputer berbasis masyarakat dan dunia kerja. Dengan Tenaga kerja yang trmapil, kompeten dan berdedikasi tinggi serta sarana dan prasarana yang memadai demi menunjang terciptanya proses pembelajaran yang mengacu pada Standart Kompetensi Kerja Nasional Indonesia ( SKKNI ), menjadikan lembaga kursus pelatihan Kartika Gama berupaya dengan sepenuh hati untuk memberikan pelayanan dan pelatihan yang terbaik kepada peserta didik sesuai dengan kualifikasi Sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang dimiliki. Pengalaman yang telah dimiliki dan dialami serta kritik dan saran dari pihak luar menjadikan lembaga kursus KARTIKA GAMA semakin memantapkan diri untuk turut serta memajukan pendidikan masyarakat di Kabupaten Purbalingga dalam hal pendidikan non formal. 

History ( Profil KARTIKA GAMA )


LKP KARTIKA GAMA merupakan lembaga berbadan hukum yang bergerak dibidang pendidikan dan pelatihan sesuai ijin dari Dinas Tenaga Kerja,Transmigrasi dan Dinas Pendidikan  Kabupaten Purbalingga. LKP KARTIKA GAMA yang berdiri pada tahun 2008 yang berlokasi di Jl. Pucung Rumbak No. 14 Bancar Purbalingga. LKP KARTIKA GAMA didirikan dengan tujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di wilayah Kabupaten Purbalingga dan sekitarnya memberikan dorongan bagi masyarakat utamanya usia kerja untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas sehingga dapat bersaing serta diterima di dunia kerja. Kemampuan lembaga kursus pelatihan  KARTIKA GAMA menjadi sorotan masyarakat dengan diberikannya kepercayaan dari pemerintah sebagai penyelenggara kegiatan subsidi program bagi masyarakat yang tidak mampu secara gratis, dan kepercayaan ini menjadi bertambah dengan diterbitkan surat ketetapan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 sebagai Lembaga Penempatan Kerja Swasta (LPTKS). Ini semua menjadikan lembaga kursus dan pelatihan kerja bertambah mantap dengan kepercayaan yang ada tersebut dikarenakan pertimbangan dari sisi kualitas output pelatihan menjadi taruhan tetap eksisnya lembaga.
Lembaga yang didukung oleh managemen yang open ( terbuka ) memberikan kesempatan kepada mitra kerja untuk menjalin kerjasama dengan memberikan kesempatan yang seluas - luasnya untuk saling memberi dan menerima. Adapun mitra kerja lembaga yang paling tinggi berasal dari user ( pengguna ) tenaga trampil yang di latih dan di didik diantaranya perusahaan garment di wilayah Semarang, Solo, Ungaran, Salatiga, dan Yogyakarta. Selain dari pihak perusahaan, mitra kerja lembaga yag lain di antaranya Dinas Tenaga Kerja ( Tingkat Kabupaten, Propinsi, dan Pusat ), Dinas Pendidikan ( Tingkat Kabupaten, Propinsi, dan Pusat ), JAMSOSTEK, dan Perusahaan non-garment.
Kepercayaan  Inilah yang menjadikan pihak lembaga semakin berjuang dalam meningkatkan output lulusannya sehingga akan di peroleh nilai – nilai kepercayaan dari pemakai ( perusahaan). Kemampuan dan kekuatan serta serta dukungan sarana dan prasarana pelatihan menjadikan pihak lembaga menjadi semakin mantap dengan datangnya sisea dari semua Kabupaten danKota di Wilayah Jawa Tengah dengan output yang standar user, peluang lulusan Lembaga Pelatihan Kerja daam mendapatkan pekerjaan semakin terbuka.

VISI

TERWUJUDNYA CALON TENAGA KERJA YANG
TERAMPIL, BERMUTU, KOMPETEN DAN PRODUKTIF BAGI USER / PEMAKAI ”

MISI

1. Menjadi lembaga yang mengedepankan kualitas lulusan selaras dengan kebutuhan stake holders.
2.       Terjalinnya hubungan yang sinergi dengan mitra kerja.
3.  Peningkatan kompetensi keterampilan dan produktivitas bagi masyarakat pencari kerja melalui pelatihan keterampilan di LKP KARTIKA GAMA. 
4.       Menjadi Lembaga Penyalur Tenaga Kerja Swasta (LPTKS) yang terpercaya.
5.  Sebagai lembaga penyelenggara program-program pelatihan kerja yang berbasis kompetensi.
6.  Meningkatkan pelayanan pelatihan pada masyarakat yang membutuhkan keterampilan.
7.    Meningkatkan pelatihan berbasis penempatan kerja sesuai dengan kompetensi standar perusahaan.
8.  Penguatan informasi bursa kerja di semua siswa yang terlibat pelatihan sehingga akan meningkatkan informasi pada siswa.
9.      Peningkatan pembinaan hubungan industrial dengan pihak lembaga pelatihan sehingga semua yang di sajikan berbasis kompetensi kerja.


Jumat, 03 Februari 2012

Pelatihan Operator Garment Program KPP Tahun 2011


Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rakhmat serta hidayahnya sehingga di  tahun 2011 kami dapat menyelenggarakan dan menyelesaikan program Kursus Para Profesi (KPP) untuk bidang menjahit garment.

Kepedulian pemerintah dalam mendukung pengentasan pengangguran bagi pemuda putus sekolah dan tidak mampu sangat besar manfaatnya khususnya masyarakat di Kab. Semarang dan Sekitarnya. Dengan diadakannya program ini peserta didik dapat memperoleh ketrampilan dan ilmu pengetahuan untuk bekal bekerja atau berwirausaha. Program KPP ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan yang dilakukan secara distematis dan bertahap, mulai dari proses pendataan peserta, seleksi, pelatihan sampai dengan evaluasi pelatihan. Hingga di dapat sebanyak 100 orang peserta dari wilayah Kab. Semarang dan Sekitarnya yang telah LULUS dan menyelesaikan program ini.

Tidak berhenti sampai disitu, sesuai dengan program 4 in 1 yang diterapkan di lembaga, LKP KARTIKA mencoba menerapkannya melalui kegiatan penempatan pasca pelatihan. Peserta didik yang sudah dinyatakan lulus dapat  langsung bekerja/ditempatkan di perusahaan garment yang telah bermitra dengan lembaga. Beberapa perusahaan yang sudah bermitra dan menjadi tempat untuk penyaluran tenaga kerja antara lain, PT. ROYAL FASHION, PT. LIEBRA PERMANA, PT. SAM SAM JAYA GARMENT, PT. SAMWON BUSANA INDONESIA. Ini bertujuan supaya output yang dihasilkan dari pelatihan ini dapat di maksimalkan sehingga tujuan dari program KPP ini dapat terwujud.

Semua ini tentunya tidak lepas dari perhatian, bantuan, dan kepercayaan yang diberikan dari pemerintah daerah/pusat, khususnya DItjen PAUDNI KEMENDIKNAS RI melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga. Terimakasih kamu haturkan atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah kepada LKP KARTIKA untuk dapat mejalankan program KPP di tahun 2011 ini. Harapan kami ,di tahun berikutnya program semacam ini masih tetap ada dan dapat dilaksanakan agar peserta didik yang belum berkesempaatan di tahunini dapat ikut serta mengikuti di tahun berikutnya, juga demi tercapainya tujuan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan memberikan pendidikan yang layak bagi waraga masyarakat yang kurang mampu atau yang belum bekerja. Sekali lagi LKP KARTIKA mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah terkait dalam pelaksanaan program KPP di Tahun 2011.

Sukses Selalu.


   

Kamis, 02 Februari 2012

Contact Person


LPK KARTIKA UNGARAN
JL. Gatot Subroto No. 23 UNGARAN ( Depan Taman Unyil )
Telp. 024 70160522

Contact Person


contact person

LKP KARTIKA GAMA
Jl. Pucung Rumbak No. 14 Bancar Kab. Purbalingga
Telp. /fax : 0281 - 892273 - Hp : 085747796808
email/facebook : lpkkartikagama@yahoo.co.id










Aktifitas Lembaga

Program Pelatihan Komputer Program Pendidikan dan Pelatihan Masyarakat Tahun 2011


Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rakhmat serta hidayahnya sehingga di penghujung tahun 2011 kami dapat menyelenggarakan dan menyelesaikan program Program Pendidikan dan Pelatihan Masyarakat untuk bidang komputer.

Kepedulian pemerintah dalam mendukung pengentasan pengangguran bagi pemuda putus sekolah dan tidak mampu sangat besar manfaatnya khususnya masyarakat di Kab. Purbalingga. Dengan diadakannya program ini peserta didik dapat memperoleh ketrampilan dan ilmu pengetahuan untuk bekal bekerja atau berwirausaha. Program ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan yang dilakukan secara distematis dan bertahap, mulai dari proses pendataan peserta, seleksi, pelatihan sampai dengan evaluasi pelatihan. Hingga di dapat sebanyak 20 orang peserta dari wilayah Kab. Purbalingga yang telah LULUS dan menyelesaikan program ini.

Semua ini tentunya tidak lepas dari perhatian, bantuan, dan kepercayaan yang diberikan dari pemerintah daerah/pusat, khususnya Ditjen Binalattas Kemenakertrans RI melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, serta Dinas Tenaga Kerja,Transmigrasi dan Kependudukan  Kabupaten Purbalingga. Terimakasih kamu haturkan atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah kepada LKP KARTIKA GAMA untuk dapat mejalankan program  ini. Harapan kami, di tahun berikutnya program semacam ini masih tetap ada dan dapat dilaksanakan agar peserta didik yang belum berkesempaatan di tahun ini dapat ikut serta mengikuti di tahun berikutnya, juga demi tercapainya tujuan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan memberikan pendidikan yang layak bagi waraga masyarakat yang kurang mampu atau yang belum bekerja. Sekali lagi LKP KARTIKA GAMA mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah terkait dalam pelaksanaan program Pendidikan dan Pelatihan Masyarakat di Tahun 2011.

Sukses Selalu.




Rabu, 01 Februari 2012

Pelatihan Menjahit Garment Program PKH-LKP Tahun 2011

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rakhmat serta hidayahnya sehingga di penghujung tahun 2011 kami dapat menyelenggarakan dan menyelesaikan program PKH-LKP untuk bidang menjahit garment.

Kepedulian pemerintah dalam mendukung pengentasan pengangguran bagi pemuda putus sekolah dan tidak mampu sangat besar manfaatnya khususnya masyarakat di Kab. Purbalingga. Dengan diadakannya program ini peserta didik dapat memperoleh ketrampilan dan ilmu pengetahuan untuk bekal bekerja atau berwirausaha. Program PKH-LKP ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan yang dilakukan secara distematis dan bertahap, mulai dari proses pendataan peserta, seleksi, pelatihan sampai dengan evaluasi pelatihan. Hingga di dapat sebanyak 25 orang peserta dari wilayah Kab. Purbalingga yang telah LULUS dan menyelesaikan program ini.

Tidak berhenti sampai disitu, sesuai dengan program 4 in 1 yang diterapkan di lembaga, LKP KARTIKA GAMA mencoba menerapkannya melalui kegiatan penempatan pasca pelatihan. Peserta didik yang sudah dinyatakan lulus dapat  langsung bekerja/ditempatkan di perusahaan garment yang telah bermitra dengan lembaga. Ini bertujuan supaya output yang dihasilkan dari pelatihan ini dapat di maksimalkan sehingga tujuan dari program PKH-LKP ini dapat terwujud.

Semua ini tentunya tidak lepas dari perhatian, bantuan, dan kepercayaan yang diberikan dari pemerintah daerah/pusat, khususnya DItjen PAUDNI KEMENDIKNAS RI melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga. Terimakasih kamu haturkan atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah kepada LKP KARTIKA GAMA untuk dapat mejalankan program PKH-LKP di tahun 2011 ini. Harapan kami ,di tahun berikutnya program semacam ini masih tetap ada dan dapat dilaksanakan agar peserta didik yang belum berkesempaatan di tahunini dapat ikut serta mengikuti di tahun berikutnya, juga demi tercapainya tujuan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan memberikan pendidikan yang layak bagi waraga masyarakat yang kurang mampu atau yang belum bekerja. Sekali lagi LKP KARTIKA GAMA mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah terkait dalam pelaksanaan program PKH-LKP di Tahun 2011.

Sukses Selalu.




Minggu, 29 Januari 2012

Pelatihan Menjahit Tata Busana Level I Program PKH-DK Tahun 2011


Pengangguran dan kemiskinan hingga saat ini merupakan masalah besar Bangsa Indonesia yang belum bisa terpecahkan. Menurut data, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia pada Agustus 2011 mencapai 6,56 persen, mengalami penurunan dibanding TPT Februari 2011 sebesar 6,80 persen dan TPT Agustus 2010.
              Selama enam bulan terakhir (Februari 2011―Agustus 2011), jumlah penduduk yang bekerja mengalami kenaikan terutama di Sektor Industri sebesar 840 ribu orang (6,13 persen) dan Sektor Konstruksi sebesar 750 ribu orang (13,42 persen). Sedangkan sektor-sektor yang mengalami penurunan adalah Sektor Pertanian sebesar 3,1 juta orang (7,42 persen) dan Sektor Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi sekitar 500 ribu orang (8,96 persen), dan Sektor Jasa Kemasyarakatan sebesar 370 ribu orang (2,17 persen). Jumlah pengangguran pada Agustus 2011 mencapai  7,7 juta orang atau 6,56 persen dari total angkatan kerja. Secara umum Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) cenderung menurun, dimana TPT Agustus 2011 sebesar 6,56 persen turun dari  TPT Februari 2011 sebesar 6,80 persen dan TPT Agustus 2010 sebesar 7,14 persen. Jika dibandingkan keadaan Februari 2011, TPT pada hampir semua tingkat pendidikan cenderung turun, kecuali TPT untuk tingkat pendidikan SD kebawah naik 0,19 persen, Sekolah Menengah Pertama naik 0,54 persen, dan Sekolah Menengah Kejuruan yang juga mengalami kenaikan sebesar 0,43 persen. Pada Agustus 2011, TPT untuk pendidikan Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan masih tetap menempati posisi tertinggi, yaitu masing-masing sebesar 10,66 persen dan 10,43 persen.
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengangguran di Indonesia, diantaranya :
1.    Jumlah pencari kerja lebih besar dari jumlah peluang kerja yang tersedia (kesenjangan antara supply and demand).
2.    Kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar kerja (mismatch).
3.    Masih adanya anak putus sekolah dan lulus tidak melanjutkan yang tidak terserap dunia kerja/berusaha mandiri karena tidak memiliki keterampilan yang memadai (unskilled labour).
4.    Terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) karena krisis global.

Dari keempat faktor tersebut, faktor pertama, kedua dan ketiga merupakan faktor yang dominan yang menyebabkan pengangguran di Indonesia. Gambaran yang muncul tersebut maka perlu sekali dikembangkan program-program kursus dan pelatihan dalam rangka mempercepat penurunan angka pengangguran. Menyikapi kondisi tersebut, maka masalah pengangguran dan kemiskinan menjadi fokus sasaran utama sehingga dengan jalan keluar dari program Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal dalam mengatasi pengangguran dan kemiskinan di atas adalah melalui program kursus dan pelatihan yaitu pelatihan program Pendidikan Kecakapan Hidup Pada Daerah Khusus (PKH - DK).
Pendidikan Kecakapan Hidup Pada Daerah Khusus (PKH - DK) adalah program pelayanan pendidikan dan pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di daerah bencana, daerah tertinggal, daerah perbatasan, dan daerah lain yang memerlukan pelayanan khusus program pendidikan kecakapan hidup agar memiliki kemampuan (pengetahuan, ketrampilan dan sikap mental kreatif). Program Pendidikan Kecakapan Hidup Pada Daerah Khusus (PKH - DK) dilaksanakan dengan pendekatan ”4 in 1”, yaitu (1) melalui analisis kebutuhan pelatihan (training  need assessment-job order) ; (2) pelatihan berbasis Pendidikan Kecakapan Hidup berkompetensi (competency based training / CBT) ; (3) sertifikat kompetensi ; dan (4) jaminan penempatan kerja (Job placement). 
Program PKH-DK ini dilaksanakan pada bulan Desember 2011 bertempat di desa Panusupan Kec. Rembang Kab. Purbalingga. Dengan diikuti oleh 25 orang peserta yang berdomisili di desa Panusupan. Antusiasme terlihat dari banyaknya peserta yang berminat mengikuti program ini. Tetapi karena tertabasnya jumlah peserta yang sebelumnya sudah di tetapkan maka banyak diantara peserta yang mendaftar harus ter eliminasi dalam tahap seleksi. 
Program pelatihan yang dilakukan secara sistematis dan bertahap menjadikan setiap kegiatan pelatihan dapat berjalan lancar.  Hingga sampai berakhirnya program ini semua peserta didik mampu mengikuti kegiatan pelatihan dan mampu menerima setiap ilmu dan ketrampilan yang di sampaikan oleh tutor.
Output yang dihasilkan pun tidak mengecewakan, dari sekian peserta yang mengikuti pelatihan sebagian besar sudah dapat membuka usaha mandiri di masing masing dusun. 
Ini semua tidak lepas dari peranan pihak  pemerintah daerah dan Pusat, khususnya Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan,Ditjen PAUDNI, Kementrian Pendidikan Nasional Republik Indonesia yang sudah bersedia membantu menjebatani dalam hal pemberantasan penganggurn di Indonesia, juga tak lepas dari peran Dinas Pendidikan Kabupaten , Kecamatan serta Kelurahan/Desa tempat berlangsungnya program ini.


Rabu, 28 Desember 2011

PELATIHAN MEKANIK GARMEN








Sabtu, 07 Mei 2011

PELATIHAN STIR MOBIL LPK KARTIKA GAMA kerjasama SMK YPT 2 PURBALINGGA

Untuk meningkatkan meningkatkan ketrampilan peserta didik di sekolah menengah kejuruan, LPK KARTIKA GAMA bekerjasama dengan SMK YPT 2 PURBALINGGA mengadakan Pelatihan Ketrampilan Mengemudi bagi siswa sekolah menengah kejuruan. Program ini sudah berlangsung sejak Bulan Januari 2011, program ini tidak di khususkan bagi tingkat/program keahlian tertentu, tetapi program ini di tujukan bagi semua tingkatan/program keahlian yang ada di SMK YPT 2 PURBALINGA, harapannya semua siswa disamping mendapat pendidikan yang bersifat formal juga dapat memperoleh program keahlian non formal seperti ini.


Materi yang disampaikan sudah sesuai dengan kurikulum yang ada di LPK KARTIKA GAMA. Materi yang di ajarkan disini juga sesuai dengan kondisi lapangan atau medan yang akan di hadapi. Selama 12 kali pertemuan, nantinya siswa akan di ajarkan bagaimana tata cara mengemudi yang baik dan benar, menaati peraturan yang ada di jalan raya yang tentunya tetap mengacu pada safety dan eco driving. Instruktur/ pengajar yang ditujuk tetntunya sudah berpengalaman dalam bidang mengemudi, juga sudah terlatih dan bersertifikat.

Diharapkan setelah selesai pelatihan ini, siswa dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu dan ketrampilan yang telah di peroleh selama masa pelatihan. Disamping itu, dapat juga di gunakan sebagai bekal dalam mencari pekerjaan dan keahlian di waktu yang akan datang.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan program ini, khususnya dari pihak SMK YPT2 PURBALINGGA, diharapkan program ini akan terus berlanjut demi terciptanya SDM yang produktif dan mampu bersaing di masa depan.



lpk kartika gama
jl. pucung rumbak no. 14 bancar Kabupaten Purbalingga
telp. 0281 892273
e-mail : lpkkartikagama@yahoo.co.id



Senin, 06 September 2010

Tips Menghemat BBM

Jumat, 03 September 2010

Rabu, 01 September 2010


Tips Berkendara Saat Mudik

Mudik sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia apabila memperingati hari Raya Idul fitri, apakah anda sudah mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan saat mudik nanti.

Lebaran sebentar lagi. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, tak lengkap rasanya bila merayakan Lebaran tanpa kampung halaman. Karena itu, mudik telah menjadi “menu” wajib Lebaran.

Bagi Anda yang akan mudik menggunakan mobil sendiri, alangkah baiknya bila mempersiapkannya sedini mungkin. Apalagi jika akan membawa keluarga.

Berikut tips-tips untuk mencegah terjadinya hambatan berkendara selama mudik:

Pertama, siapkan kendaraan Anda dengan baik. Periksa tekanan ban, minyak pelumas (oli), ban serep, dan hal-hal teknis lain yang mungkin bisa bermasalah di tengah jalan. Bila perlu, bawa ke bengkel untuk diservice dan diganti oli terlebih dulu.

Kedua, jangan lupa membawa perlengkapan tambahan seperti senter dan lampu darurat. Supaya lebih aman, ada baiknya Anda melihat prakiraan cuaca sebelum berangkat. Bila diperkirakan hujan, siapkan payung, dan bila perlu, Anda bisa membawa selimut.

Ketiga, telepon genggam. Benda mungil ini bisa menolong Anda di saat-saat kritis. Pastikan Anda menggunakan provider yang sinyalnya kuat, baik di daerah perkotaan maupun tempat terpencil. Selalu pastikan baterei HP Anda selalu terisi.

Telepon genggam juga bisa berfungsi sebagai hiburan saat Anda jenuh dengan bermain game sebentar. Anda juga bisa membuka website-website berita seputar rute yang dituju, atau berita yang lain.

Keempat, bawa kotak P3K. Kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan ini penting Anda bawa di dalam mobil. Isi dengan obat-obatan ringan seperti obat luka, perban, dan minyak kayu putih. Apalagi bila ada si kecil turut bersama Anda, isi juga obat keperluan dia.

Kelima, ambil waktu istirahat secara teratur. Tubuh kita mempunyai batas kekuatan dalam menyetir. Apalagi dalam keadaan macet, istirahatkan agar kembali segar. Anda bisa melakukan setiap dua jam sekali. Menepi dan beristirahat lah sebentar. Atau kalau ada kerabat yang bisa menyetir, bisa Anda minta gantian.

Keenam, bawalah mainan favorit si kecil. Bila Anda membawa si kecil, bawalah mainan kesukaan dia. Dengan begitu, konsentrasi Anda tak akan teralih dengan tingkah laku si kecil yang rewel. Tapi pastikan pula mainan itu tak menimbulkan suara terlalu gaduh, karena bisa-bisa Anda kesal dibuatnya.

Terakhir, selalu gunakan sabuk pengaman. Selamat mempersiapkan mudik Lebaran.

Test Kompresi Mesin

Test Kompresi Mesin… apaan sih?


Mesin mobil dan motor yang umum seperti mesin 4tak dan 2tak (4strokes & 2strokes engine) juga mesin diesel memerlukan tekanan kompresi yang cukup di ruang bakar untuk dapat bekerja sempurna, membakar bahan bakar (bensin/solar) dan udara untuk dijadikan tenaga.
Tekanan yang rendah membuat campuran bahan bakar dan udara tidak dapat terbakar atau sering disebut Misfire, sehingga mesin kehilangan tenaga.

.

GEJALA MASALAH MESIN

Mesin ‘Pincang’:
Istilah yang sering dipakai ketika mengalami mesin bergetar kasar / berguncang, yang diakibatkan satu atau lebih silinder ruang bakar bermasalah. Bisa disebabkan oleh busi yang bermasalah, injektor mati / mampet, tekanan kompresi yang lemah pada salah satu atau lebih silinder ruang bakar.

Asap Putih:
Saat mesin digunakan, terus-menerus keluar asap putih dari knalpot, biasanya menunjukkan adanya oli mesin yang terbakar. Bisa disebabkan oleh Ring Piston yang aus atau Seal Klep yang aus, sehingga oli masuk ke ruang bakar dan menimbulkan asap putih di knalpot. Biasanya oli mesin menjadi cepat berkurang.

Mengatasi Trouble Pada Mesin II

Apa yang perlu diperiksa?

Sistem Injeksi (Fuel Injection):

Fuel Injector:

  • umumnya memiliki resistansi 10-30 ohm, jika kurang atau lebih = injector bermasalah.
  • bersihkan injector dengan Injector Cleaner atau dengan mesin Ultrasonic Injector Cleaner, hingga kualitas semprotan untuk semua injector sama.
  • Fuel Pump (pompa bensin):

  • periksa tekanan bensin yang dihasilkan Fuelpump dengan alat Fuel Pressure Gauge, umumnya berkisar sekitar 3 BAR.
  • periksa kondisi saringan/filter kecil yang ada di dalam tangki (umumnya menempel pada fuelpump).
  • periksa kondisi relay dan sikring Fuel Pump.
  • periksa kondisi pelistrikan (kabel dan socket) Fuel Pump.
  • Filter Bensin:

  • Bersihkan filter bensin atau ganti baru.
  • Pastikan klem selang bensin terpasang dengan baik.
  • Fuel Pressure Regulator:

  • Pastikan kondisi selang vacuum terpasang dengan baik dan tidak bocor.
  • Pastikan tidak ada kebocoran bensin pada Fuel Pressure Regulator

  • Sistem Pengapian

    Busi:

  • Gunakan tipe busi yang tepat sesuai anjuran buku manual.
  • Atur celah (gap) busi dengan tepat sesuai anjuran buku manual.
  • Kabel Busi:

  • Periksa nilai resistansi masing-masing kabel busi, nilai resistansi harus mendekati satu sama lain (semakin panjang kabel busi, semakin besar nilai resistansinya)
  • Periksa kabel busi dari sobek dan retak, yang menyebabkan kebocoran listrik.
  • Ignition Coil:

  • Periksa kondisi fisiknya, jangan sampai ada yang retak atau pecah
  • Periksa resistansi antara terminal primer dan sekunder. Umumnya resistansi antar terminal primer ( + dan – ) berkisar antara 0.5ohm – 6 ohm. Sedangkan resistansi antara terminal + dan – terhadap terminal sekunder (output coil) adalah berkisar antara 4kOhm – 25kOhm.
  • Distributor Cap / Rotor:

  • Periksa kondisi dari retak dan pecah.
  • Periksa kondisi terminal rotor dari aus/rusak.
  • Periksa kondisi dan gap platina / trigger CDI
  • Sensor-Sensor Pengapian:

  • Periksa kondisi Crankshaft Sensor (TD Sensor)
  • Periksa kondisi Cam Position Sensor
  • Periksa kondisi Cylinder Position Ignition Sensor (biasanya menempel pada kabel busi)
  • Periksa Power Transistor yang terhubung ke Coil.

  • Saluran Udara

    Filter Udara:

  • Pastikan kondisi filter udara dalam keadaan bersih
  • Pastikan box filter udara terpasang dengan baik
  • Selang Intake / Intake /throttle body Hose:

  • Pastikan tidak ada kebocoran pada intake / throttle body hose.
  • Pastikan hose terpasang dengan baik dan rapat.
  • Intake Sensor:

  • Periksa kondisi Air Flow / MAF sensor
  • Periksa kondisi Intake Air Temperature Sensor
  • Selang Vacuum:

  • Periksa seluruh selang vacuum dari kebocoran atau terjepit.
  • Mengatasi Trouble Pada Mesin

    Alokasi Masalah Mesin..

    Pada mobil bermesin injeksi (EFI) umumnya menyertakan indikator Check Engine pada panel dashboard. Jika lampu indikator tersebut tetap menyala sekalipun mesin sudah hidup, menandakan adanya masalah pada mesin atau sistem pendukung lainnya.

    Masalah pada mesin dapat beragam, namun kita dapat mengalokasikan apa saja yang mungkin menjadi penyebab masalah tersebut, sehingga dapat kita perbaiki dengan tepat dan cepat.

    Bengkel Resmi dan Non-Resmi pun bisa salah dalam mendiagnosa masalah pada mesin kita, hal ini membuat besarnya biaya yang dikeluarkan akibat dari pergantian komponen yang tidak tepat, bahkan terkesan tebak-tebakan saja.

    Semoga artikel ini dapat membantu.

    Bunyi tik-tik-tik dari mesin:

  • Setelan klep (valve) yang tidak tepat (terlalu renggang)
  • Hydraulic Valve Adjuster bermasalah
  • Lobes pada CamShaft sudah ada yang rusak
  • Rocker Arm bermasalah
  • Pemakaian oli yang tidak tepat / tidak cocok
  • Lampu OIL Pressure menyala saat mesin hidup:

  • Jumlah oli pada mesin kurang, atau oli tidak cocok.
  • Sensor tekanan oli bermasalah
  • Pompa oli bermasalah
  • Panas yang berlebihan di dalam mesin
  • Katup Oil Pressure Relief rusak
  • Filter Oli bermasalah
  • Saringan oli pada ruang karter kotor/mampet.


  • Mesin tidak dapat berputar ketika dicoba dihidupkan:

  • Terminal Accu kendur atau korosi
  • Tegangan Accu kurang atau accu rusak/mati
  • Jalur kelistrikan untuk Starter terputus
  • Kunci Kontak bermasalah
  • Motor starter bermasalah
  • Gigi motor starter atau FlyWheel ada yang patah
  • Saluran Ground/Negatif Accu ke Mesin terganggu/lepas.
  • Terdengar suara mendesis pada mesin:

  • Kebocoran pada inlet manifold atau gasket throttle body
  • Kebocoran pada gasket Exhaust Manifold
  • Kebocoran selang vacuum
  • Kebocoran pada gasket Cylinder Head (robek/terbakar/patah)
  • [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

    Mesin dapat berputar, tapi tidak mau hidup:

  • Bensin habis/kosong
  • Accu soak (mesin berputar sangat pelan)
  • Kabel Accu kendur/korosi
  • Komponen pengapian bermasalah
  • Jalur kelistrikan untuk pengapian terganggu/lepas/rusak
  • Busi rusak atau gap busi tidak tepat
  • Choke bermasalah
  • Sistem penyaluran bahan bakar (Fuel Injection) bermasalah
  • Masalah mekanik (sensor kruk as rusak, timing belt putus, dll)
  • Mesin susah dihidupkan saat masih dingin:

  • Accu kosong/tegangan kurang
  • Terminal Accu kendur / korosi
  • Busi rusak, setelah gap tidak tepat
  • Choke bermasalah
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah
  • Permasalahan pada pengapian
  • Kompresi silinder rendah
  • Fuel Pressure Regulator bermasalah
  • .

    Mesin susah dinyalakan saat mesin panas:

  • Filter udara kotor/mampet
  • Choke bermasalah
  • Permasalahan sistem injeksi (fuel injection)
  • Kompresi silinder rendah.
  • Motor starter berisik / kasar saat distarter:

  • Gigi pinion starter/ flywheel patah.
  • Baut dudukan motor starter lepas atau hilang.
  • Komponen di dalam motor starter rusak/aus.
  • Mesin tersendat/tertahan saat akselerasi

  • Busi rusak/setelah gap tidak tepat
  • Kebocoran Vacuum di karburator, throttle body, intake manifold atau selang-selang vacuum lainnya.
  • Karburator bermasalah
  • Sistem injeksi (fuel injection) bermasalah
  • [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

    Mesin berguncang (stall):

  • Kebocoran Vacuum di karburator, throttle body, intake manifold atau selang-selang vacuum lainnya.
  • Filter bensin mampet
  • Fuel Pump bermasalah, supply dan tekanan bensin rendah
  • Ventilasi tangki bensin tersumbat atau pipa/saluran bensin tersumbat/terjepit
  • Karburator bermasalah
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.
  • Mesin kehilangan tenaga:

  • Pemasangan timing belt yang tidak tepat
  • Filter bensin tersumbat/mampet
  • Fuel Pump bermasalah, supply dan tekanan bensin rendah
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Karburator bermasalah
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah
  • Rem mengunci
  • Kopling slip (habis)
  • Mesin Backfire (nembak-nembak):

  • Pemasangan Timing Belt tidak tepat
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Karburator bermasalah
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.
  • Sistem Pengapian bermasalah (kabel busi terbalik urutannya)
  • Mesin mau hidup, tapi kemudian mati lagi:

  • Ada permasalahan pelistrikan pada rangkaian pengapian.
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Karburator bermasalah
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.
  • Idle/Langsam tidak rata:

  • Penyetelan idle speed yang tidak tepat.
  • Filter udara kotor
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah
  • Lobes pada CamShaft sudah ada yang rusak
  • Pemasangan Timing Belt tidak tepat
  • Karburator bermasalah
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.
  • [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

    Mesin mengalami misfire saat idle/langsam:

  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat
  • Kabel busi bermasalah
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Karburator bermasalah
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.
  • Distributor Cap retak atau aus
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah
  • Kabel ground tidak baik/terputus
  • Kebocoran selang ventilasi mesin (crankcase ventilation hose)
  • Mesin mengalami misfire sepanjang perjalanan:

  • Filter bensin mampet/kotor
  • Fuel Pump bermasalah, supply dan tekanan bensin rendah
  • Ventilasi tangki bensin tersumbat atau pipa/saluran bensin tersumbat/terjepit
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat
  • Distributor Cap retak atau aus
  • Kabel busi bermasalah
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah
  • Ignition Coil bermasalah
  • Karburator bermasalah
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.
  • Mesin tetap hidup sekalipun kunci kontak sudah dimatikan:

  • Terlalu banyak tumpukan karbon pada ruang bakar (silinder)
  • Mesin terlalu lama dijalankan pada suhu yang tinggi.
  • Solenoid Karburator bermasalah
  • Kunci kontak bermasalah
  • Mesin ngelitik saat akselerasi / menanjak:

  • Timing pengapian tidak tepat
  • Masalah pada sistem pengapian
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat
  • Salah pakai jenis bensin (oktan terlalu rendah)
  • Terlalu banyak tumpukan karbon pada ruang bakar (silinder)
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Karburator bermasalah
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.
  • pedoman mengemudi aman dan efisien

    Pedoman Mengemudi Aman dan Efisien
    1. Pengecekan Bagian Luar Mobil
    2. Sebelum menggunakan mobil cek kondisi sekeliling bodi, pastikan semua dalam kondisi baik dan layak jalan.

      Pengecekan Ban Kembang ban
      Cek tekanan angin dan kondisi ban mobil (termasuk ban cadangan) minimal seminggu sekali sebelum mobil digunakan. Periksa tekanan angin dengan menggunakan Tire Presure Gauge, dan pastikan tekanan sesuai dengan standar.

      Untuk memeriksa ketebalan ban, gunakan Trade Wear Indicator, yaitu berupa tanda segitiga pada dinding ban dan tonjolan pada telapak ban.

      Jika kembangan ban sudah rata dengan tonjolan tersebut, maka gantilah segera ban Anda.

      Pengecekan Mesin
      Lakukan pengecekan ruang mesin minimal seminggu sekali pada bagian oli mesin, oli rem, air radiator dan air aki. Pastikan ketinggian oli ataupun air berada di bawah garis maksimal. Selanjutnya cek juga karet-karet selang dan tali kipas. Pastikan semua masih lentur dan tidak ada retakan.

    3. Pengecekan Dalam Mobil
    4. Saat memasuki kabin mobil hal penting yang perlu di cek adalah kondisi karet pedal kopling, rem dan gas. Semuanya harus terpasang dengan baik dan tidak tipis.

      Lalu, cek juga rem tangan mobil, terutama tuas dan penguncinya. Semuanya harus dalam kondisi dan berfungsi dengan baik.

    5. Posisi Duduk
    6. Ada 3 hal penting yang akan kita dapatkan apabila posisi duduk kita sudah tepat, yaitu:

      1. Komunikasi
        Mudah berkomunikasi dengan pengendara lain dan memantau situasi di luar mobil.
      2. Kenyamanan
        Tidak mudah lelah dan selalu sigap meski mengemudi jarak jauh.
      3. Kontrol
        Sabuk PengamanMudah merasakan gejala awal ketika mobil mulai kehilangan keseimbangan. Sehingga bisa segera mengantisipasinya.

      Untuk mendapatkan posisi duduk yang tepat ikuti prosedur dalam hal:

      Sabuk Pengaman
      Gunakan selalu Sabuk Pengaman sebagai perlengkapan pelindung keselamatan utama. Pastikan terdengar suara KLIK!, saat memasangnya.

      Penggunaan sabuk pengaman yang tepat, harus melewati tulang bahu dan pinggul. Gunakan pengatur ketinggian sabuk pengaman agar memudahkan mendapatkan posisi duduk yang tepat.

      Jarak Kursi
      Atur jarak kursi sehingga kamu mudah mengoperasikan pedal gas, rem dan kopling.

      Sandaran Kursi
      Posisi sandaran kursi harus nyaman, tidak terlalu tegak namun tidak terlalu landai.Jarak ke kemudi

      Jarak Tubuh & Kemudi
      Jarak ideal tubuh dengan kemudi yaitu sekitar 25cm. Cara mengukurnya, letakkan kedua pergelangan tangan Anda pada jam 12. Kemudian atur sandaran kursi.

      Posisi Penahan Kepala
      Tempatkan sandaran kepala sejajar dengan tinggi kepala.

      Ketinggian Kemudi
      Sesuaikan ketinggian kemudi sampai merasa nyaman untuk mengemudi.

      Setelah duduk dengan nyaman, lakukan pengecekan berikut ini:Indikator Dashboard

      Pengecekan Instrumen Dashboard
      Cek semua indikator di dashboard ketika kunci dalam posisi ON. Untuk kendaraan yang dilengkapi dengan ABS dan SRS Airbag, pastikan saat menyalakan mobil indikator tersebut mati.

      Pengaturan Kaca Spion
      Atur semua posisi kaca spion supaya memudahkan memantau situasi di luar mobil.

      Pengecekan Lampu-lampu
      Pastikan semua lampu-lampu berfungsi dengan baik.

    7. Olah KemudiOlah Kemudi
    8. Posisi dasar tangan yang paling tepat saat mengemudi yaitu tangan kiri di posisi jam 9 dan tangan kanan di posisi jam 3. Posisi ibu jari harus tegak di atas setir dan tidak masuk ke lingkaran setir.

      Hindari kebiasaan mengemudi dengan satu tangan, telapak tangan dan mengemudi dengan jari yang masuk ke lingkar setir. Selain mudah kehilangan kendali saat mengemudikan mobil, Anda juga terancam bahaya cedera bahkan kematian.

      Ada 2 Teknik olah kemudi yang tepat yaitu sebagai berikut:

      1. Tarik-Dorong Setir
      2. Merupakan teknik olah kemudi yang paling dasar dan aman digunakan di berbagai situasi, baik mengemudi pada kecepatan rendah ataupun tinggi.
      3. Silang
      4. Teknik ini dapat digunakan saat kecepatan rendah tapi membutuhkan radius putar yang cukup luas, seperti saat parkir atau berbalik arah.
    9. Teknik Pengereman
    10. Salah satu fitur yang berkaitan dengan teknik pengereman adalah Anti Lock Brake System (ABS), Electronic Force Brake Distribution (EBD) dan Brake Assist (BA).

      ABS berfungsi agar ban tidak terkunci saat terjadi pengereman.
      Caranya injak sekuat tenaga pedal rem sambil arahkan mobil ke tempat yang lebih aman.

      EBD berfungsi mendistribusikan daya pengereman ke setiap roda sesuai beban kendaraan. Mekanisme ini bekerja bersama ABS dan sangat bermanfaat ketika mengerem pada jalan menikung.

      Sementara itu, BA berguna untuk menambah daya pengereman saat mengerem mendadak. Mekanisme ini bekerja berdasarkan kecepatan menginjak pedal rem pada kondisi darurat. Sehingga dengan sedikit injakan tapi cepat, mobil dapat berhenti dengan cepat.

    11. Scanning
    12. Ketika sedang mengendarai mobil, perlu memperhatikan semua pengguna jalan atau kondisi jalan sekitar, misalnya motor, mobil, rambu-rambu, pejalan kaki ataupun objek-objek penting lainnya yang dapat mempengaruhi kesigapan saat mengemudi.Blind Spot

    13. Blind Spot
    14. Blind Spot adalah area yang tidak terlihat secara langsung oleh kaca spion tengah, kanan ataupun kiri. Dengan keterbatasan ini, perlu membiasakan diri untuk melakukan Shoulder Check yaitu dengan menoleh sesaat ke kiri atau kanan sesuai arah belok Anda.

    15. Safe Following Distance
    16. Ketika sedang mengendarai mobil, jaga jarak aman ideal mobil dengan mobil di depan yaitu sekitar 3 detik. Caranya:

      Temukan patokan yang cukup besar dan tidak bergerak di sepanjang jalan.
      Kemudian saat mobil lain di depan melintasi patokan tersebut, hitung dengan angka ‘1000 dan 1, 1000 dan 2, 1000 dan 3’.
      Pastikan mobil melewati patokan yang sama pada akhir hitungan. Jika sudah tepat, maka Anda telah memenuhi jarak aman ideal.

    17. Safe Stopping Distance
    18. Saat menghentikan mobil, pastikan jarak mobil cukup memadai sehingga bisa melihat kedua ban belakang mobil yang berada di depan. Hal ini agar memudahkan saat terjadi kondisi yang memaksa Anda harus keluar dari antrian kendaraan.Parkir

    19. Parkir
    20. Untuk memudahkan saat parkir, perlu memahami dan menggunakan patokan-patokan yang ada pada mobil. Seperti terlihat pada gambar berikut:

    Tips Efisiensi Bahan Bakar Saat Mengemudi:

    • Pastikan kondisi mesin selalu prima.
    • Jaga putaran mesin tetap rendah.
    • Hindari akselerasi dan pengereman berlebihan.
    • Gunakan pengereman dengan mesin.
    • Tekanan udara ban selalu normal.
    • Gunakan SPBU yang kredibel dan akurat.
    • Matikan AC jika tidak diperlukan.

    Sample Text

    Diberdayakan oleh Blogger.